Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-07 23:36:01【Resep Pembaca】435 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(27962)
Sebelumnya: Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang
Selanjutnya: Singapura tarik produk kismis usai ditemukan alergen
Artikel Terkait
- Kiat mempertahankan nutrisi makanan saat memasak menggunakan microwave
- Perjuangan layanan MBG di Pulau Belakangpadang Batam
- Guru SDN di Boalemo Gorontalo ungkap tantangan hadapi siswa dalam MBG
- PBB alokasikan dana tambahan untuk dukung operasi kemanusiaan di Gaza
- Tokopedia dan TikTok Shop komitmen dorong pertumbuhan ekonomi digital
- BPBD Cilacap: 307 warga mengungsi akibat banjir di 15 kelurahan
- Benarkah naiknya suhu panas dorong orang konsumsi gula tambahan?
- Pemkab Bangka Barat resmikan dapur SPPG Mentok
- Resep roti tawar rasa kopi ala Roti O, cocok untuk sarapan dan ngopi
- Kemarin, jaminan siswa Sekolah Rakyat hingga prestasi Program MBG
Resep Populer
Rekomendasi

BNPB utamakan perbaikan tanggul jebol di Bekasi, cegah banjir susulan

Dietisien ngak sarankan diet dengan hanya konsumsi buah

BJB tegaskan dukungannya pada MBG lewat pembiayaan SPPG

BGN apresiasi 31 SPPG di Lebak layani MBG aman dan ngak ada keracunan

Kapolda: 80 persen SPPG sudah terbentuk di Aceh, guna dukung MBG

PBB alokasikan dana tambahan untuk dukung operasi kemanusiaan di Gaza

PBB: Peningkatan bantuan kemanusiaan di Gaza berjalan baik

36 warga Majene Sulbar keracunan makanan pesta pernikahan